Comments

Saturday, June 15, 2013

5 Bisnis yang terpengaruh anjloknya rupiah

Posted by at 6:45 AM Read our previous post


Dalam beberapa tahun terakhir ini, kinerja dan pergerakan nilai tukar rupiah cukup positif. Meski empat tahun lalu rupiah sempat terpuruk ke level yang cukup dalam, rupiah berhasil kembali bangkit. Kini, rupiah kembali menjadi sorotan saat bergerak menuju level psikologis yakni Rp 10.000 per USD. Pelemahan ini dinilai sangat mengkhawatirkan.
Pergerakan nilai tukar rupiah menjadi perhatian semua pihak. Terlebih masyarakat masih trauma dengan krisis ekonomi yang melumpuhkan ekonomi Indonesia bersamaan dengan anjlok dan terpuruknya nilai mata uang rupiah kala itu.
Sebagai alat pembayaran yang sah, tentu saja pergerakan nilai tukar rupiah akan mempengaruhi setiap transaksi keuangan. Dampak yang paling signifikan dari pergerakan nilai tukar rupiah adalah sektor ekspor impor antara Indonesia dengan mitra dagang. Sehingga Bank Indonesia mati-matian menjaga rupiah tetap stabil untuk mengamankan neraca perdagangan.
Berikut lima bisnis yang terpengaruh pergerakan nilai tukar rupiah.

1. Otomotif


Salah satu sektor bisnis yang terpengaruh pelemahan rupiah adalah industri otomotif. Jika rupiah terus anjlok, maka harga untuk produk impor utuh akan tinggi.
Terlebih, selama ini industri perakitan otomotif nasional masih mengandalkan pasokan dari luar negeri. Harga jual produk impor utuh (CBU) akan naik bila rupiah melemah dalam jangka panjang.

2. Tekstil


Seperti halnya industri otomotif, industri tekstil khususnya di sektor hulu adalah yang paling rentan dengan pelemahan rupiah. Bahan baku yang didatangkan dari negara lain harus dibayar menggunakan dolar Amerika Serikat yang tengah menguat.
Secara relatif, produk-produk mereka di pasar ekspor akan menjadi lebih mahal sehingga berpotensi menekan pendapatan (dalam rupiah) mereka. Jika produk mereka mahal, bisa dipastikan akan kalah bersaing dari negara lain.

3. Elektronik


Bisnis yang juga terpengaruh pelemahan nilai tukar rupiah adalah sektor elektonik. Penjualan komputer diperkirakan sepi di saat dolar menguat.
Penguatan dolar membuat pengusaha elektronik menaikkan harga produknya. Akhirnya, konsumen memilih menunda pembelian.

4. Sepatu


Sepatu adalah salah satu produk dalam negeri yang punya pasar cukup besar di luar negeri. Produk yang diekspor akan menjadi lebih mahal dari biasanya, sehingga berpotensi menekan pendapatan (dalam rupiah) mereka.
Jika produk mereka mahal, bisa dipastikan akan kalah bersaing dari negara lain.

5. Emas


Penguatan nilai tukar dolar mempengaruhi bisnis emas. Harga emas turun seiring melemahnya rupiah. Menguatnya dolar AS diyakini akan memukul harga komoditas.
Penguatan dolar AS berpengaruh terhadap harga komoditas yang menjadi alternatif penyimpanan seperti emas.











No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
© Aris Wildan is powered by Blogger - Template designed by Stramaxon(enhanced by aris wildan) - Best SEO Template