Comments

Thursday, July 18, 2013

Resiko Penyakit Sesuai Bentuk Tubuh

Posted by at 7:38 AM Read our previous post




Saat terjadi masalah kesehatan, tubuh pasti akan memperlihatkan sinyal-sinyal tertentu. Sinyalnya bisa perubahan bentuk pada salah satu organ atau penurunan fungsi. Sinyal tersebut sebenarnya merupakan petunjuk atau gejala kalau seseorang memiliki kecenderungan atau mengidap penyakit tertentu. Ketahui apa saja sinyal tubuh yang harus Anda waspadai.

- Kaki kekar

Jika kaki Anda sangat kekar, Anda harus lebih menjaga liver. Sebuah penelitian yang dipublikasi pada 2008 dalam Journal of Epidemiology and Community Health, mengungkapkan wanita yang ukuran kakinya antara 20 hingga 29 inchi, level enzimnya sangat tinggi dan merupakan indikasi penyakit liver. Untuk menghindari masalah pada liver, selalu gunakan masker dan sarung tangan saat Anda menggunakan zat kimia. Kurangi juga konsumsi alkohol.  



- Penurunan fungsi penciuman

Orang dewasa yang tidak bisa mendeteksi aroma pisang, jeruk, dan kayu manis atau bahan makanan lain beresiko lima kali lebih besar terkena Parkinson dalam waktu 4 tahun. Hal itu menurut penelitian yang dipublikasi dalam jurnal Annals of Neurology pada 2008.


Tim peneliti yakin penurunan fungsi area pada otak yang terkait indera penciuman, disebebabkan oleh Parkinson. Untuk mencegahnya Anda bisa mengonsumsi suplemen omega 3. Asam omega 3 bisa meningkatkan resistensi otak dari MPTP, racun yang menjadi penyebab Parkinson.

- Ukuran tangan

Wanita memiliki tangan pendek, beresiko 1,5 kali lebih besar menderita  Alzheimer. Hal itu diungkapkan dalam Jurnal Neurology 2008. Ahli nutrisi juga mengungkapkan tangan pendek juga berisiko mengalami penurunan kemampuan kognitif lebih cepat. Untuk mencegah Alzheimer Anda bisa belajar melukis, bermain teka-teki silang (TTS), atau sudoku.


- Lipatan daun telinga

Penelitian dalam The American Journal of Medicine, menunjukkan jumalah kerutan atau lipatan pada daun telinga dapat memprediksi kondisi kesehatan jantung. Lipatan pada satu daun telinga, risiko terjadi masalah pada jantung sebesar 33% dan pada kedua daun telinga risikonya hingga 77%.

Para peneliti memperkirakan lipatan pada daun telinga disebabkan karena elastisitas jaringan yang berkurang dan menekan pembuluh arteri. Kontrol kolesterol dan selalu menjaga pola makan bisa mencegah terjadinya penyakit jantung.
 

Sumber: view-source:http://kosmo.vivanews.com/news/read/115862-kenali_risiko_penyakit_sesuai_bentuk_tubuh

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
© Aris Wildan is powered by Blogger - Template designed by Stramaxon(enhanced by aris wildan) - Best SEO Template