Comments

Saturday, July 20, 2013

Anak suka menggemeretak gigi? Kenali sebabnya

Posted by at 6:37 AM Read our previous post



Kebiasaan menggemeretak gigi atau dalam istilah medis disebut bruxism, merupakan kondisi yang relatif umum di kalangan anak-anak dan orang dewasa. Namun jika tidak ditangani dengan baik, kebiasaan buruk ini akan sulit dihilangkan di kemudian hari. Selain itu, menggemeretakkan gigi dapat merusak kesehatan gigi dan mengikis enamel. Berikut adalah penyebab, gejala, dan cara mengatasi kebiasaan gemeretak gigi, seperti dilansir Livestrong.

Penyebab

Penyebab dari kebiasaan menggemeretak gigi sangat bervariasi, dan komunitas medis telah menemukan ada penyebab tunggal untuk kondisi tersebut. Rasa sakit yang terkait dengan tumbuh gigi bisa memicu balita menggemeretak gigi mereka. Penyebab psikologis ataupun emosional juga dapat menjadi penyebab dari kebiasaan ini, seperti kemarahan, frustrasi, kecemasan, stres atau ketegangan. Selain itu, obat-obatan tertentu, seperti antidepresan, dapat meningkatkan kecenderungan untuk menggemeretak gigi.

Gejala

Bukti paling jelas yang dapat Anda lihat pada anak adalah kebiasaan menggemeretak gigi saat tidur. Indikasi lain termasuk lekukan di lidah, bagian retak atau rata pada gigi. Jika anak Anda mengeluhkan rasa sakit atau sesak pada otot rahang, sakit telinga biasa, sensitivitas gigi atau sakit di sekitar wajah, konsultasikan dengan dokter gigi Anda tentang kemungkinan anak menggemeretakkan gigi di malam hari.

Akibat dari menggemeretak gigi

Kebiasaan ini dapat menyebabkan konsekuensi negatif pada gigi anak dan otot-otot wajahnya. Hal ini dapat meningkatkan sensitivitas gigi, dan membuat anak merasa tidak nyaman saat makan makanan yang terlalu dingin atau panas. Selain itu, otot-otot rahang dan berbagai otot wajah dapat menderita kecenderungan, dengan peningkatan kecenderungan untuk gangguan seperti penyakit sendi temporomandibular, atau TMJ.

Solusi

Berkonsultasilah dengan dokter gigi, untuk menentukan penyebab paling mungkin dari kondisi dan perawatan yang paling pas untuk anak Anda. Dalam beberapa kasus, pengobatan serius tidak diperlukan karena kebiasaan ini bisa hilang dengan sendirinya. Bantuan konseling terkadang dapat membantu meredakan ketegangan atau penyebab emosional dan psikologis lainnya. Perubahan gaya hidup, seperti melakukan rutinitas yang menenangkan di malam hari, latihan tambahan atau perbaikan diet, juga dapat menghilangkan stres dan mempromosikan tidur yang nyenyak.

Meski tampaknya kondisi terdengar tidak berbahaya, kebiasaan menggemeretak gigi dapat merusak kesehatan gigi Anda. Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan?

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
© Aris Wildan is powered by Blogger - Template designed by Stramaxon(enhanced by aris wildan) - Best SEO Template