Comments

Saturday, July 6, 2013

9 Hal yang pengaruhi kesehatan vagina

Posted by at 5:19 AM Read our previous post



Vagina adalah saluran berotot tertutup yang memanjang dari vulva - bagian luar area genital wanita - pada leher rahim (serviks). Berbagai faktor dapat mempengaruhi kesehatan vagina, beberapa dimodifikasi dan beberapa tidak. Berikut adalah beberapa hal yang mempengaruhi kesehatan vagina, seperti dilansir Mayo Clinic.

1. Seks tanpa kondom.
 Seks tanpa kondom bisa membuat seseorang, terutama bagi yang sering berganti pasangan, terkena infeksi menular seksual.

2. Seks agresif atau fraktur panggul.
 Cedera pada daerah panggul dapat menyebabkan trauma vagina. Hal ini sering diakibatkan oleh aktivitas seks yang terlalu kasar atau cedera karena kecelakaan.

3. Kondisi kesehatan tertentu.
Diabetes dan sindrom Sjogren - gangguan autoimun - dapat menyebabkan kekeringan vagina.

4. Obat dan produk pembersih kewanitaan.
Penggunaan jangka panjang dari antibiotik meningkatkan risiko infeksi jamur vagina. Antihistamin tertentu dapat menyebabkan kekeringan vagina.

5. Obat KB.
 Spermisida dan NuvaRing (cincin vagina) dapat menyebabkan iritasi vagina. Menggunakan diafragma atau spons kontrasepsi juga mungkin menimbulkan risiko sindrom syok toksik.

6. Kehamilan dan persalinan.
Jika Anda hamil, Anda akan berhenti menstruasi sampai bayi Anda lahir. Selama kehamilan, keputihan sering meningkat. Dalam beberapa kasus, episiotomi, sayatan yang dibuat dalam jaringan antara pembukaan vagina dan anus selama persalinan sangat diperlukan. Persalinan normal juga dapat menurunkan tonus otot dalam vagina.

7. Masalah psikologis.
 Kecemasan dan depresi dapat berkontribusi pada rendahnya tingkat gairah dan mengakibatkan ketidaknyamanan atau nyeri saat berhubungan seks. Trauma - seperti pelecehan seksual atau pengalaman seks pertama - juga dapat menyebabkan rasa sakit yang terkait dengan seks.

8. Bertambah tua.
Vagina akan kehilangan elastisitas setelah menopause yang merupakan akhir dari masa menstruasi dan kesuburan.

9. Kadar hormon.
 Perubahan kadar hormon dapat mempengaruhi kesehatan vagina. Sebagai contoh, produksi estrogen menurun setelah menopause, setelah melahirkan dan selama menyusui. Hilangnya estrogen dapat menyebabkan lapisan vagina menipis (atrofi vagina) dan membuat seks terasa menyakitkan.

Inilah sembilan hal yang mempengaruhi kesehatan vagina. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan vagina dengan menggunakan pakaian dalam berbahan ringan dan mudah menyerap keringat.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
© Aris Wildan is powered by Blogger - Template designed by Stramaxon(enhanced by aris wildan) - Best SEO Template