Comments

Tuesday, November 19, 2013

5 Mitos keliru tentang proses persalinan

Posted by at 5:11 AM Read our previous post

http://ariswildan.blogspot.com/search/label/ibu%20hamil

Melahirkan adalah salah satu hal yang ditunggu oleh banyak wanita, namun sekaligus pengalaman yang mendebarkan. terutama bagi wanita yang baru akan melahirkan anak pertama. Mereka seringkali akan mendengar banyak hal tentang proses melahirkan.

Beberapa hal yang didengar bisa jadi merupakan fakta, atau hanya mitos yang dipercaya oleh banyak orang. Berikut adalah beberapa mitos salah tentang proses melahirkan yang masih dipercaya oleh banyak orang, seperti dilansir oleh Huffington Post

1. Wanita selalu tahu kapan mereka akan melahirkan
Ada banyak faktor yang menentukan kapan sebaiknya ibu pergi ke rumah sakit untuk melahirkan. Biasanya hal ini terjadi ketika usia kandungan antara 37 - 40 minggu, namun tentunya berbeda-beda bagi tiap wanita dan tiap kehamilan. Wanita tak selalu tahu kapan mereka akan melahirkan, karena kontraksi sendiri terkadang susah dibedakan, begitu juga dengan kram yang dialami oleh wanita.

2. Melahirkan hanya proses singkat
Melahirkan bukanlah proses singkat yang terjadi hanya dalam watu waktu. Sebenarnya proses melahirkan cukup panjang dan harus melalui beberapa tahap. Jika melihat televisi, kemungkinan Anda mengira bahwa setelah kontraksi, Anda hanya perlu ke rumah sakit, mengejan, kemudian bayi lahir. Faktanya, ada banyak tahapan yang bisa membuat proses melahirkan tertunda, bahkan hingga 24 jam setelah Anda mulai merasakan kontraksi.

3. Air ketuban selalu pecah
Akan sangat baik jika mitos ini benar. Karena ketika air ketuban pecah, maka bayi sudah bisa dipastikan akan lahir. Namun faktanya tak begitu. Selama ini hanya 10 persen wanita yang mengalami air ketuban pecah sebelum sampai ke rumah sakit. Jadi melahirkan tak selalu ditandai dengan air ketuban yang pecah.

4. Melahirkan selalu menyakitkan
Selama ini wanita percaya bahwa melahirkan adalah proses menyakitkan yang selalu berbahaya dan membuat mereka berada di ambang kematian. Namun tak semua proses melahirkan menyakitkan. Saat ini pasien juga bisa mendapatkan epidural yang mengurangi rasa sakit saat proses melahirkan. Selain itu, ada juga beberapa proses persalinan terbaru seperti water-birth yang diklaim bisa mengurangi rasa sakit saat melahirkan.

5. Dokter akan membantu selama proses persalinan
Faktanya, bukan dokter yang akan membantu Anda, melainkan para perawat. Mereka akan membantu ketika Anda mengejan, mendapatkan posisi yang baik, memberitahu kapan dan bagaimana harus bernapas dan mendorong agar bayi cepat lahir. Dokter tak akan selalu ada di sana pada tahap-tahap awal. Terkadang mereka baru datang saat tahap 'crowning' yaitu ketika kepala bayi mulai terlihat keluar.

Itulah beberapa mitos keliru yang masih dipercayai oleh banyak orang. Proses melahirkan tak selalu sama pada semua wanita. Masing-masing wanita tentunya memiliki pengalaman yang berbeda terkait dengan proses persalinan.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
© Aris Wildan is powered by Blogger - Template designed by Stramaxon(enhanced by aris wildan) - Best SEO Template