Comments

Friday, November 29, 2013

5 Tips dalam mendampingi suami yang gila kerja

Posted by at 5:39 AM Read our previous post

Sebagian besar dari suami-suami yang workaholic awalnya merasa bahwa bekerja ekstra sangatlah penting untuk dapat memenuhi kebutuhan keluarganya. Namun, lama kelamaan, faktor ini dikalahkan oleh ambisi dan ego seorang pria untuk menunjukkan superioritas-nya sebagai kepala keluarga. Jika sudah begini, Anda sebagai istri tentu memerlukan kiat tersendiri dalam mendampinginya. Berikut ini beberapa kiatnya, dilansir dari Sita Gita.

1. Cobalah cari tahu lebih dalam mengenai pekerjaan suami
Suami terkadang merasa perlu untuk bertanya atau meminta saran kepada istri tentang kondisi di tempat kerjanya. Dengan mengetahui lebih banyak informasi mengenai pekerjaan suami, Anda bisa menawarkan lebih banyak saran atau kritik saat suami memintanya. Keuntungan lain dari cara ini adalah suami akan merasa Anda begitu perhatian kepadanya sehingga ikatan di antara Anda berdua akan menjadi lebih kuat. 

2. Buatlah rumah menjadi tempat yang paling nyaman untuk suami
Kepenatan di tempat kerja yang suami bawa pulang ke rumah tentunya harus dapat Anda 'usir' dengan membuat kondisi rumah menjadi menyenangkan baginya. Anda bisa mempraktikkan cara ini dengan mengganti warna sprei ranjang dengan warna favoritnya. Anda juga dapat membuat komitmen pada diri sendiri untuk sebisa mungkin melayani kebutuhannya di rumah sepulang kantor misalnya, menyiapkan air hangat untuk mandi.

3. Jangan biarkan suami merasa Anda kecewa terhadapnya
Sebagai wanita biasa, tentu saja ada saat-saat di mana Anda merasa bahwa suami terlalu mementingkan pekerjaannya dan mengesampingkan Anda juga anak-anak. Namun, percayalah, bahwa hasil dari kerja keras suami ini tidak lain dan tidak bukan hanya demi keluarga tercintanya. Jadi, jangan tunjukkan perasaan kecewa Anda ini dengan isyarat-isyarat atau dengan mengabaikannya. Sebaiknya bicarakan langsung dengannya secara terbuka dan cari solusinya.

4. Bantu suami sebisa mungkin
Membantu di sini bukan berarti Anda harus berusaha ikut menyelesaikan pekerjaan kantor yang suami bawa ke rumah. Membantu yang dimaksudkan di sini adalah bagaimana Anda mau menemaninya lembur di kantor via telepon atau video chat, atau hal-hal kecil lainnya yang memberikan dampak positif pada keadaan psikologis suami.

5. Bangkitkan rasa bahagia dan tularkan pada suami 
Pikirkan hal-hal yang menyenangkan bagi Anda setiap harinya untuk mengendalikan stres yang terjadi pada diri Anda sendiri. Jika Anda sudah mampu menghadirkan rasa bahagia dalam diri Anda sendiri, maka tidak akan ada alasan bagi Anda untuk merasa stres karena suami Anda workaholic. 

Itulah tadi 5 tips dalam mendampingi suami yang workaholic.

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
© Aris Wildan is powered by Blogger - Template designed by Stramaxon(enhanced by aris wildan) - Best SEO Template